10 Perbedaan Website dan Blog yang Perlu Diketahui

Perbedaan Website dan Blog

Sejarah Awal Adanya Blog

Sejarah Awal Kemunculan Blogger diawali pada Era 90an bisa dikatakan sebagai awal mula munculnya blog di dunia maya. Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser internet pertama sebelum adanya Internet Explorer dan Nestcape.

Hingga tahun 1998, jumlah Blog yang ada belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan blog-blog mereka sendiri.

Hingga akhirnya  pada tanggal 23 Agustus 1999 Pyra Labs meluncurkan Blogger  sebagai salah satu perangkat publikasi blog pertama di dunia, Blogger berperan dalam mempopulerkan format blog di dunia. Pada Februari 2003, Pyra Labs diakusisi oleh Google, membuat sejumlah fitur premium Blogger yang sebelumnya dikomersialkan Pyra Labs menjadi layanan yang sepenuhnya gratis.

Pada 9 Mei 2004, Google sebagai pengembang Blogger melakukan beberapa perubahan mendasar pada sistem publikasi blognya, di mana saat itu diperkenalkan penggunaan template CSS (Cascading Stylesheet), adanya halaman arsip individual untuk masing-masing posting, ditambahkannya fitur komentar, dan dimungkinkannya posting melalui email. Pada 14 Agustus 2006, Blogger meluncurkan versi terbaru (versi beta) dengan nama kode “Invaders”. Versi terbaru ini memigrasikan pengguna layanan Blogger ke server milik Google. Selanjutnya pada Mei 2007, seluruh layanan Blogger secara resmi dipindahkan dan dioperasikan di server blogspot milik Google.

Awal mula tujuan diluncurkanya Blog atau Blogger sebenarnya diperuntukan bagi para penulis yang ingin menuliskan keseharian mereka atau bisa disebut juga sebagai Buku Catatan Harian Online yang bisa dijangkau oleh semua orang melalui internet. Namun, karena kemudahan yang telah diberikan Google untuk membuat sebuah Blog, seiring perkembangan Zaman dan semakin pesatnya kemajuan teknologi yang terjadi mengakibatkan Blog atau yang lebih akrab disebut Blogger kini telah berubah fungsi menjadi sebuah trend bagi semua kalangan masyarakat sebagai media Promosi untuk mengenalkan Produk atau Jasa.

Untuk membuat sebuah Blog, disamping Gratisan, Proses cara pembuatannya pun sangatlah mudah, Anda tidak lagi harus memilki sebuah keahlian yang khusus. Bila Anda sering mengirim email dan menulis, maka keahlian itu sudah sangat cukup untuk bisa membuat sebuah Blog atau Blogger. Hal inilah yang menjadi pemicu kemunculan ribuan atau bahkan saat ini sudah mencapai jutaan Blog atau Blogger yang tersebar diseluruh penjuru Dunia.

Mempertegas tulisan diatas, dewasa ini perbedaan website dan blog semakin tipis. Karena ciri-ciri blog yang dahulu dapat dibedakan berdasarkan isi (konten), sistem pengkodean (coding) dan sifat formalitasnya, kini semakin kabur. Beberapa tahun yang lalu kita masih bisa membedakan website seperti yang dituliskan oleh Mas Ishana Balaputra di http://d-genera.blogspot.com sebagai berikut:

10 Perbedaan Website dan Blog

Perbedaan antara blog dan website cukup membingungkan bagi sebagian besar orang. Sebagian orang merasa bingung antara blog dan website sementara yang lain ada yang belum mengerti tentang keduanya. Dalam rangka untuk menghapus pandangan Anda tentang blog dan website, kami akan berbagi pengetahuan tentang perbedaan antara Blog dan Website. Sebuah blog dan website memang sama sekali berbeda dalam banyak hal. Kita tidak bisa menganggap keduanya itu satu hal yang sama. Untuk memiliki perspektif yang jelas mengenai keduanya, mari kita lihat perbedaannya di bawah ini.

1. Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia, blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.
“Blog merupakan kontradiksi dari web log”
“Website merupakan kontradiksi dari situs di web”

2. Berdasarkan Kontennya

Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.

3. Formal dan Informal Konten

Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.

4. Coding

Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir. Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.

Baca juga: 21 Manfaat, Keuntungan & Fungsi Memiliki Website Bagi Perusahaan Dan Bisnis

5. Daftar Konten

Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.

6. Homepage

Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.

7. Rating

Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.

8. Waktu

Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses. Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.

9. Interaksi Pengguna

Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.

10. Search Engine

Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.

Anda ingin memiliki website yang profesional?

Jasa Pembuatan Website Berpengalaman? Info lengkap hubungi kami di 085748226395 RIRISACI Studio

Comments are closed