Pernikahan Adat Jawa: Meskipun Ribet & Rumit Justru Bikin Hari Terindah Dalam Hidup Anda Selalu Terkenang

pernikahan-jawa-java-wedding

Sumber gambar www.kenscollections.com

RIRISACI Studio ā€“ Setiap orang tentu ingin menjadikan hari pernikahannya menjadi momen paling berkesan dan tak tergantikan. Untuk menjadikan hari tersebut benar-benar istimewa, pastinya Anda rela mempersiapkan segala kebutuhan pernikahannya secara detail.

Buat Anda yang sudah menikah, masa-masa sibuk mempersiapkan pernikahan pasti tak akan Anda lupakan. Apalagi buat Anda yang akan menikah dengan menggunakan tata cara adat, seperti Jawa misalnya. Anda yang akan menikah dengan adat Jawa, pasti sudah sibuk mempersiapkan segala sesuatunya bahkan berbulan-bulan sebelumnya. ^_^

Dari mencari hari baik, lokasi yang representatif, pakaian, rias, makanan, hingga hal-hal kecil semua Anda persiapkan dengan sempurna.

1. Hal pertama yang biasa dilkukan adalah melewati masa pinangan dimana ada rembukan antar keluarga untuk pemilihan tanggal dan tempat.

Setelah melewati masa sebelum lamaran, keluarga Anda dan keluarganya kini duduk satu meja. Tentunya, mereka akan membicarakan persiapan pernikahan kalian. Anda yang cowok datang ke rumah kekasihmu bersama keluarga dengan membawa hantara dan menemui keluarga calon pandamping. Perasaan deg-degan tentu menghampiri, ^_^ kira-kira keluarganya akan menerima pinangan Anda nggak ya. Senyum pun mengembang ketika ayahnya dengan terbuka menerima pinangan Anda. Selanjutnya, keluarga, utamanya para orang tua berunding untuk menentukan tanggal pernikahan dan tempat akan diberlangsungkannya pernikahan.

2. Selanjutnya, Anda dan pasangan mulai berburu desain undangan, paes dan kebaya, foto pre-wedding, dan katering.

Cekslis Pernikahan, Jasa Video Shooting Surabaya Berpengalaman

Baca juga: Inilah Daftar Persiapan Pernikahan yang Perlu Anda Terapkan

Hari-hari selanjutnya, Anda akan disibukkan dengan memilih segala hal yang akan Anda kenakan di hari bahagia. Biasanya, wanita nih yang paling ribet dalam urusan ini :D. Anda sang calon pengantin wanita tentu ingin tampil cantik di hari pernikahan. Iya kan? šŸ˜€ Mulai dari desain undangan yang cocok dengan selera kalian berdua, konsep foto pre-wedding yang menggambarkan kalian banget, menu-menu katering yang nggak boleh mengecewakan tamu undangan, dan yang paling penting paes dan kebaya yang akan kalian gunakan.

Ya. Semuanya harus sempurna. Tak perlu megah, tapi cukup membuat aura kebahagiaan Anda terpancar saat pernikahan nanti.

3. Dalam masa milih-memilih ini tak jarang Anda dan pasangan ribut karena yang satu maunya begini, satu maunya begitu. šŸ˜€

Sebenarnya, Anda dan pasangan sudah cukup kompak untuk menghadapi segala kebutuhan yang akan terjadi menjelang hari pernikahan. Tapi, entah kenapa ada aja urusan yang bikin Anda cepat emosi dan berakibat kalian jadi adu argumen. Macam-macam saja permasalahannya. Kadang juga masalah sepele. Masalah itu seperti orang tua Anda yang meminta menggunakan wedding organizer, sementara orang tuanya ingin semuanya diurus sendiri agar sisi lebih tradisional terasa. Perdebatan yang muncul di antara ke dua keluarga ini kadang bikin Anda dan dia jadi gampang emosian. Untung saja, kalian ingat pada komitmen awal untuk menghadapi segalanya dengan kepala dingin. Segala urusan yang membuat emosi pun satu per satu tercerahkan.

4. Beberapa minggu menjelang hari H, Anda dan pasangan mulai sibuk mengantar undangan.

Foto pre-wedding sudah. Gedung dan katering semuanya beres. Baju juga sudah mulai fitting. Undangan pun sudah jadi. Saatnya Anda dan pasangan mengantar undangan pada teman-temanmu. Dengan sedikit nuansa reuni, Anda mengajak beberapa teman untuk kumpul-kumpul. Sambil melepas rindu karena sudah lama tak bertemu, Ada pun menyampaikan niat untuk mengundang mereka hadir di pernikahan. Teman Anda pun langsung mengucapkan selamat dengan histeris. šŸ˜€ šŸ˜€

ā€œIhhhh ya ampuuun akhirnya kalian nikah jugaaaaā€¦ā€

5. Tibalah hari-hari menjelang hari pernikahan yang membuat Anda semakin deg-degan. Janur, bleketepe atau tarub sudah disiapkan di rumah mempelai perempuanā€¦

6. Di hari yang sama namun berbeda lokasi, Anda dan pasangan akan melakukan prosesi siraman. Anda yang wanita juga akan ada prosesi ngerik.

Satu hari menjelang hari pernikahan, Anda dan pasangan melakukan upacara siraman di rumah masing-masing. Sebelum memulai upacara siraman, Anda akan memohon restu untuk terakhir kalinya kepada ke dua orang tua. Pada saat inilah, orang tua akan memberikan nasehat yang akan Anda dengarkan baik-baik. Sambil tertunduk, air mata pun menetes saat Anda mendengarkan suara ayahanda bergetar kala memberikan wejangan. Siraman pun dimulai, air kembang yang berasal dari tujuh sumber mata air membahasahi sekujur tubuh. Setelah siraman, ayah Anda akan menggendong. Seperti saat pertama kali Anda lahir ke bumi, dia memeluk dalam sebuah gendongan. Hari itu, kekuatan ayahanda memang tak lagi sama, tapi mungkin ini jadi gendongan terkahirnya untuk Anda.

7. Malam sebelum ijab, mempelai pria akan melangkah (meski grogi) ke rumah calon istri ditemani keluarga untuk midodareni. Mempelai wanita menunggu penasaran di kamar pengantin. šŸ˜€

Dengan langkah mantap sang calon pengantin pria berjalan ke rumah calon pengantin wanita ditemani oleh keluarga untuk melakukan upacara midodareni. Pada malam ini, Anda calon pengantin wanita berada di dalam kamar untuk didandani. Anda tak boleh tertidur sampai jam 12 malam. Keluarga calon pengantin pria akan melihat betapa cantikanya diri Anda, tapi tidak demikian dengan calon pengantin pria. Dia harus menunggu di luar tidak boleh masuk rumah dan cuma boleh minum air putih. Dia pun harus menunggu saat ijab dulu baru bisa ketemu Anda. Bikin penasaran banget deh! ^_^

8. Pagi datang; tibalah saat yang Anda nanti: ijab kabul. Konsentrasi, tarik nafas, dan semua berjalan lancar. Aamiin ā€¦

Jantung berdegub cepat, hati pun bergetar sangat hebat. Ini lah saat-saat yang Anda tunggu. Anda, sang pengantin wanita duduk di samping mempelai pria. Sambil menunduk dan melirik Anda dapat melihat mimik sang pujaan hatimu. Wajahnya tampak grogi, keringat pun mengucur dari dahinya. Hari itu, dia tampak sangat tampan. Dengan fasih, dia menyebutkan ijab dan teriakan sah pun terdengar. Tak kuasa, air mata bahagia kembali membasahi pipimu. Alhamdulillahā€¦

9. Setelah selesai ijab, hati pun lega, tapi masih banyak serangkaian prosesi yang harus Anda lalui, seperti:

Upacara Panggih

Balangan suruh

Ritual Wiji Dadi

Dan masih banyak lagiā€¦

10. Ritual sungkem menjadi prosesi paling mengharukan sepanjang hidup Anda.

Anda kembali melakukan sungkem. Kali ini Anda melakukannya bersama pasangan halal Anda. Tak hanya dengan orang tua, Anda juga melakukannya pada ayah dan ibu mertua. Orang tua Anda yang baru. Anda dan pasangan memohon agar pernikahan kalian membawa berkah serta diselimuti kebahagiaan.

11. Setelah tukar cincin dan dilanjutkan dengan resepsi, acara dimana Anda menerima semua ucapan selamat dari teman dan kerabat. Semua kelelahan saat persiapan pun terbayar dengan kebahagiaan yang tak ternilai.

Segala rangkaian upacara ditutup dengan tukar cincin dan selanjutnya Anda dan pasangan naik ke pelaminan. Kalian akan bersiap menerima sejumlah tamu yang telah diundang. Dengan bahagia, Anda menerima ucapan selamat. Perasaan Anda kini begitu lega. ^_^ Semua proses pernikahan yang rumit telah Anda lalui.

Segala lelah yang Anda rasakan pun ternyata sepadan dengan kebahagiaan yang Anda rasakan saat ini. Semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Warahmah.

Selamat menempuh hidup baru. ^_^

Jasa kami untuk Anda:

Info lengkap hubungi kami di 085748226395 RIRISACI Studio

Comments are closed