Pengertian Hosting dan Pembagianya

PENGERTIAN HOSTING. Seperti halnya data dalam komputer rumah, website juga membutuhkan tempat untuk mengolah data. Website mengolah data dalam harddisk yang ada di server, dan hosting adalah sebutan untuk “ruang harddisk yang digunakan website untuk mengolah data di server”. Hosting diibaratkan tempat Anda meletakkan file – file pembangun website, sedangkan domain adalah alamat rumah Anda, maka hosting adalah tanahnya.

Istilah hosting sering disebut dengan nama webhosting / webserver / server di dalam dunia internet. Jadi Anda tidak perlu bingung hanya karena beberapa istilah yang berbeda karena intinya tetap sama saja.

Saat Anda menyewa hosting, maka Anda hanya diberikan sebuah tanah kosong untuk dibangun. Terserah kepada Anda ingin mengisinya dengan apa saja. Pada umumnya orang menyewa hosting untuk menaruh file – file yang kapasitasnya besar, sehingga tidak membebani harddisk dalam komputer pribadi, atau melakukan instalasi script website.

Image by TG Daily

PEMBAGIAN HOSTING

Berdasarkan kapasitasnya, hosting terbagi menjadi 3 kategori besar, yaitu:

  1. Shared Hosting

Shared Hosting adalah paket webhosting yang memberikan space / ruang kepada Anda untuk menempatkan file – file Anda dan juga melakukan instalasi script website. Dinamakan shared karena 1 sumber daya server (server resources) digunakan secara bersama – sama oleh beberapa pengguna hosting selain Anda.

Dikarenakan ada berbagi space / ruang kepada beberapa pengguna hosting lainnya, maka sumber daya server (resources server) yang Anda miliki menjadi terbatas. Contoh sederhananya seperti ini: Anda menginstal website di sebuah shared hosting, dimana 10 orang lainnya juga menginstal website di hosting yang sama. Suatu ketika salah satu pengguna hosting si “A” kebanjiran pengunjung ke dalam websitenya, otomatis website si “A” membutuhkan sumber daya server (resources server) yang sangat besar dan langsung menarik atau menggunakan space / ruang yang tersedia sehingga bisa saja saat itu website Anda menjadi agak pelan aksesnya karena spacenya cenderung tersedot oleh si “A”.

Untuk tahap awal, kami merekomendasikan Anda untuk menyewa shared hosting untuk membangun sebuah website karena biayanya yang sangat terjangkau (tergantung dari penyedia layanan hostingnya karena besarnya space yang diberikan juga berbeda – beda) dibandingkan dengan VPS hosting dan juga dedicated hosting.

  1. VPS (Virtual Private Server) Hosting

VPS (Virtual Private Server) Hosting adalah paket webhosting yang memiliki kapasitas lebih tinggi daripada shared hosting dimana satu server digunakan secara bersama – sama oleh beberapa pengguna yang jumlah orangnya dibatasi, dan setiap pengguna memiliki lingkungan sistem operasi virtualnya sendiri – sendiri seperti kapasitas RAM dan CPU yang sudah fixed layaknya sebuah laptop tersendiri. Kelebihan dari VPS adalah Anda sebagai pengguna dapat menggunakan kapasitas server yang telah diberikan secara maksimal. Tanpa perlu kuatir sumber daya server Anda akan tersedot oleh pengguna hosting lainnya.

Pada prakteknya, VPS hosting lebih sering digunakan untuk menjalankan sebuah software khusus yang memerlukan kapasitas server tertentu, dimana kita install software tersebut di dalam VPS dan menjalankannya selama 24 jam penuh tanpa berhenti.

  1. Dedicated Hosting (Dedicated Server)

Dedicated Hosting (Dedicated Server) adalah tingkatan webhosting yang tertinggi dimana 1 server hosting hanya dimiliki penuh oleh satu pengguna dan tidak dibagikan kepada pengguna lainnya. Anda sebagai pengguna hosting berhak untuk mengajukan spesifikasi server yang diinginkan secara detail, yang kemudian server Anda akan ditempatkan pada sebuah data center. Anda akan membutuhkan fasilitas dedicated hosting ini ketika website Anda sudah memiliki pengunjung dalam jumlah yang sangat banyak sekali dan juga kebutuhan download dan upload yang sangat besar di dalam website Anda.

Untuk kebutuhan awal membangun sebuah pabrik online, Anda hanya memerlukan fasilitas shared hosting saja dan ketika website Anda telah berkembang pesat, Anda dapat melakukan upgrade hosting ke tingkatan yang lebih tinggi untuk menghemat biaya di awal.

Mungkin Anda bertanya, bila ada hosting yang gratis, mengapa harus pakai yang berbayar? Domain berbayar menawarkan Anda fitur-fitur yang tentu saja lebih lengkap dibanding yang gratis. Contohnya tersedianya fitur-fitur seperti: fitur FTP, fitur webmail, fitur mysql, bebas iklan yang tidak kehendaki, dan yang lain sebagainya.

Sedangkan hosting gratis banyak batasannya. Kita tidak bisa menentukan space yang akan kita gunakan, sering adanya iklan-iklan yang tidak kita kehendaki, aksesnya yang lambat, dan lain sebagainya.

Itu semua tergantung kebutuhan Anda, Anda bisa memilih shared hosting, reseller hosting, VPS atau dedicated server. Jika website yang ditangani satu saja lebih baik memakai shared hosting, jika lebih dari 5 memakai reseller hosting, di atas 50 lebih baik memakai VPS dan di atas 100 lebih baik memakai dedicated server.  Terimakasih telah membaca Artikel ini. 🙂

Salam Website 🙂

Jasa Pembuatan Website Surabaya? Hubungi kami di 085748226395 / 085100552565 

Comments are closed